<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk thompson hs</title>
	<atom:link href="http://thompsonhs.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://thompsonhs.wordpress.com</link>
	<description>profil, foto, dan tulisan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Apr 2009 14:56:04 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di OMPU BORNOK DAN REGENERASI OPERA BATAK DI SEMINARI MENENGAH* oleh tigor sitohang</title>
		<link>http://thompsonhs.wordpress.com/2008/03/22/ompu-bornok-dan-regenerasi-opera-batak-di-seminari-menengah/#comment-33</link>
		<dc:creator>tigor sitohang</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 14:56:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://thompsonhs.wordpress.com/?p=19#comment-33</guid>
		<description>Pak Thompson, saya sebagai orang Batak   sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak karena meskipun bukan orang Batak, Bapak begitu mencintai kebudayaan kami dengan mau berlelah-lelah merevitalisasi opera batak. Saya berharap semua orang muda batak,  termotivasi oleh hal itu untuk  mencintai budayanya dengan tulus dan tidak tercabut dari akarnya, dimulai dengan satu hal sederhana, yaitu tidak malu mencantumkan marganya!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Thompson, saya sebagai orang Batak   sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak karena meskipun bukan orang Batak, Bapak begitu mencintai kebudayaan kami dengan mau berlelah-lelah merevitalisasi opera batak. Saya berharap semua orang muda batak,  termotivasi oleh hal itu untuk  mencintai budayanya dengan tulus dan tidak tercabut dari akarnya, dimulai dengan satu hal sederhana, yaitu tidak malu mencantumkan marganya!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Gondang Naposo di Jakarta oleh ulubalangbius</title>
		<link>http://thompsonhs.wordpress.com/gondang-naposo-di-jakarta/#comment-28</link>
		<dc:creator>ulubalangbius</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2008 08:33:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://thompsonhs.wordpress.com/gondang-naposo-di-jakarta/#comment-28</guid>
		<description>Jogi hian antong suraton muna on ampara ! Ambal ni hata tahe, ai diboto hamuna do personal contact ni master naposo Jeffar Lumbangaol?
Nunnga mansai leleng ahu mangalului i dabo, paboa jolo molo dapot ate?
Mauliate! Molo maol dipasahat nasida ni blog on, boima di email tu jiwabatara@yahoo.com

mauliate!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jogi hian antong suraton muna on ampara ! Ambal ni hata tahe, ai diboto hamuna do personal contact ni master naposo Jeffar Lumbangaol?<br />
Nunnga mansai leleng ahu mangalului i dabo, paboa jolo molo dapot ate?<br />
Mauliate! Molo maol dipasahat nasida ni blog on, boima di email tu <a href="mailto:jiwabatara@yahoo.com">jiwabatara@yahoo.com</a></p>
<p>mauliate!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di SIBORU DEAK PARUJAR* oleh Kairo&#8217;s Blog &#187; Blog Archive &#187; Bataksche Weverij</title>
		<link>http://thompsonhs.wordpress.com/2008/03/22/siboru-deak-parujar/#comment-26</link>
		<dc:creator>Kairo&#8217;s Blog &#187; Blog Archive &#187; Bataksche Weverij</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Sep 2008 13:24:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://thompsonhs.wordpress.com/?p=13#comment-26</guid>
		<description>[...] Juga menurut legenda(turi-turian) bahwa ibunda orang Batak yaitu siboru Deak Parujar ialah seorang penenun ulos yg mahir. Siboru Deak Parujar ialah putri dari Batara guru. Setelah ia dewasa, ia dicalonkan menjadi istri dari putra Mangalabulan yaitu Raja Odap-odap.  Karena menolak perjodohan tersebut maka turunlah siboru Deak Parujar dari Kahyangan menuju banua tonga(dunia tengah) melalui gulungan benang tenunnya.  Cerita tentang siboru Deak Parujar dapat dibaca disini (Siboru Deak Parujar). [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Juga menurut legenda(turi-turian) bahwa ibunda orang Batak yaitu siboru Deak Parujar ialah seorang penenun ulos yg mahir. Siboru Deak Parujar ialah putri dari Batara guru. Setelah ia dewasa, ia dicalonkan menjadi istri dari putra Mangalabulan yaitu Raja Odap-odap.  Karena menolak perjodohan tersebut maka turunlah siboru Deak Parujar dari Kahyangan menuju banua tonga(dunia tengah) melalui gulungan benang tenunnya.  Cerita tentang siboru Deak Parujar dapat dibaca disini (Siboru Deak Parujar). [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di PESTA DANAU TOBA DAN SBY oleh thompsonhs</title>
		<link>http://thompsonhs.wordpress.com/2008/07/24/pesta-danau-toba-dan-sby/#comment-17</link>
		<dc:creator>thompsonhs</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2008 13:18:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://thompsonhs.wordpress.com/?p=34#comment-17</guid>
		<description>terima kasih atas tanggapan, andy. memajukan wisata mestinya tidak tergantung pada kedatangan pejabat (maaf, mungkin ini maksud dalam kalimatmu kalau mengikuti kalimat berikutnya). kebijakan pariwisata bali telah dimulai sejak zaman belanda. (nanti saya tunjuk buku penelitian tentang itu). pemerintah indonesia cuma meneruskan dan mengambil hasilnya. kalau kebijakan pariwisata belanda untuk danau toba tidak dilakukan belanda, pemerintah indonesia mungkin masih setengah hati untuk mengembangkannya.  pembenahan dan penegasan status danau toba masih tumpang tindih oleh kepentingan politik ekonomi. dari dulu belum ada niat pemerintah, seperti belanda melakukannya pada bali. bali dipromosikan ke dunia luar karena pengaruh sejumlah seniman seperti walter spies dan seniman profesional lainnya yang mau tinggal di bali sekian lama dan mencermati kebudayaan bali dari berbagai segi untuk konteks pariwisata. semoga pemerintah tidak menunggu danau toba itu harus menjadi rawa-rawa raksasa, baru serius membenahinya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terima kasih atas tanggapan, andy. memajukan wisata mestinya tidak tergantung pada kedatangan pejabat (maaf, mungkin ini maksud dalam kalimatmu kalau mengikuti kalimat berikutnya). kebijakan pariwisata bali telah dimulai sejak zaman belanda. (nanti saya tunjuk buku penelitian tentang itu). pemerintah indonesia cuma meneruskan dan mengambil hasilnya. kalau kebijakan pariwisata belanda untuk danau toba tidak dilakukan belanda, pemerintah indonesia mungkin masih setengah hati untuk mengembangkannya.  pembenahan dan penegasan status danau toba masih tumpang tindih oleh kepentingan politik ekonomi. dari dulu belum ada niat pemerintah, seperti belanda melakukannya pada bali. bali dipromosikan ke dunia luar karena pengaruh sejumlah seniman seperti walter spies dan seniman profesional lainnya yang mau tinggal di bali sekian lama dan mencermati kebudayaan bali dari berbagai segi untuk konteks pariwisata. semoga pemerintah tidak menunggu danau toba itu harus menjadi rawa-rawa raksasa, baru serius membenahinya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di PESTA DANAU TOBA DAN SBY oleh andy riza</title>
		<link>http://thompsonhs.wordpress.com/2008/07/24/pesta-danau-toba-dan-sby/#comment-16</link>
		<dc:creator>andy riza</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jul 2008 15:48:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://thompsonhs.wordpress.com/?p=34#comment-16</guid>
		<description>Pesta Danau Toba pestanya siapa ? pertanyaan itu yang layak muncul dari awal. Acara wisata ini sarat dengan seremonial, khas birokrasi. Padahal memajukan wisata mestinya tergantung pada kedatangan pejabat. Bali sudah sejak lama berkembang tanpa harus menunggu datangnya pejabat datang. Setelah presiden datang ke Parapat, apa yang selanjutnya terjadi di sana ? bagaimanapun, momen ini sudah positif setelah sekian lama tidak ada. Tetapi tidak ada salahnya acara pariwisata perlu evaluasi. Agar di masa datang pemerintah daerah tidak sekadar menggelar pesta, festival, atau sejenisnya. Hidup wisata Sumut !!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pesta Danau Toba pestanya siapa ? pertanyaan itu yang layak muncul dari awal. Acara wisata ini sarat dengan seremonial, khas birokrasi. Padahal memajukan wisata mestinya tergantung pada kedatangan pejabat. Bali sudah sejak lama berkembang tanpa harus menunggu datangnya pejabat datang. Setelah presiden datang ke Parapat, apa yang selanjutnya terjadi di sana ? bagaimanapun, momen ini sudah positif setelah sekian lama tidak ada. Tetapi tidak ada salahnya acara pariwisata perlu evaluasi. Agar di masa datang pemerintah daerah tidak sekadar menggelar pesta, festival, atau sejenisnya. Hidup wisata Sumut !!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di PESTA DANAU TOBA DAN SBY oleh thompsonhs</title>
		<link>http://thompsonhs.wordpress.com/2008/07/24/pesta-danau-toba-dan-sby/#comment-15</link>
		<dc:creator>thompsonhs</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jul 2008 13:11:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://thompsonhs.wordpress.com/?p=34#comment-15</guid>
		<description>terima kasih atas tanggapan pertama dari lae ronny. mestinya orang-orang batak dapat melihat langsung situasi tersebut dengan mengelilingi danau toba. fungsi danau toba itu sudah cenderung untuk kepentingan ekonomis. yang menyolok akhir-akhir ini adalah keramba. kalau dikaitkan juga dengan isu pariwiwsata, mungkin soal keramba ini menamba entitas &quot;wisata keramba&quot;. tulisanku ini menurut kompas tidak substansial, lalu belum bisa dimuat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terima kasih atas tanggapan pertama dari lae ronny. mestinya orang-orang batak dapat melihat langsung situasi tersebut dengan mengelilingi danau toba. fungsi danau toba itu sudah cenderung untuk kepentingan ekonomis. yang menyolok akhir-akhir ini adalah keramba. kalau dikaitkan juga dengan isu pariwiwsata, mungkin soal keramba ini menamba entitas &#8220;wisata keramba&#8221;. tulisanku ini menurut kompas tidak substansial, lalu belum bisa dimuat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di PESTA DANAU TOBA DAN SBY oleh Ronny Siagian</title>
		<link>http://thompsonhs.wordpress.com/2008/07/24/pesta-danau-toba-dan-sby/#comment-14</link>
		<dc:creator>Ronny Siagian</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2008 10:07:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://thompsonhs.wordpress.com/?p=34#comment-14</guid>
		<description>Memang menyedihkan Lae kalau melihat Danau Toba yang indah berubah menjadi penampungan sampah-sampah. Siapa yang salah, tidak ada yang mau ngaku. Oke tidak apalah, tapi mari kita sadari bahwa Danau Toba bukan hanya milik orang Batak, tapi milik orang Indonesia bahkan milik Dunia. Bagaimana reaksi kita setelah mendengar pidato presiden SBY. Ayolah teman-teman berwisata ke Danau Toba. Jadikan Danau Toba sebagai obyek wisata favorite bagi semua orang termasuk orang-orang luar negeri seperti dulu-dulu.

Ronny Siagian
http://ronnysiagian.wordpress.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Memang menyedihkan Lae kalau melihat Danau Toba yang indah berubah menjadi penampungan sampah-sampah. Siapa yang salah, tidak ada yang mau ngaku. Oke tidak apalah, tapi mari kita sadari bahwa Danau Toba bukan hanya milik orang Batak, tapi milik orang Indonesia bahkan milik Dunia. Bagaimana reaksi kita setelah mendengar pidato presiden SBY. Ayolah teman-teman berwisata ke Danau Toba. Jadikan Danau Toba sebagai obyek wisata favorite bagi semua orang termasuk orang-orang luar negeri seperti dulu-dulu.</p>
<p>Ronny Siagian<br />
<a href="http://ronnysiagian.wordpress.com" rel="nofollow">http://ronnysiagian.wordpress.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di About oleh sahat, ngln</title>
		<link>http://thompsonhs.wordpress.com/about/#comment-13</link>
		<dc:creator>sahat, ngln</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2008 15:47:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-13</guid>
		<description>Horas lae Thompson,
Mauliate tu akka artikel di blog on bah, gabe tabba parbinotoan taringot tu Opera batak. Ditunggu yg lainnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Horas lae Thompson,<br />
Mauliate tu akka artikel di blog on bah, gabe tabba parbinotoan taringot tu Opera batak. Ditunggu yg lainnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di OMPU BORNOK DAN REGENERASI OPERA BATAK DI SEMINARI MENENGAH* oleh Marudut Pasaribu</title>
		<link>http://thompsonhs.wordpress.com/2008/03/22/ompu-bornok-dan-regenerasi-opera-batak-di-seminari-menengah/#comment-12</link>
		<dc:creator>Marudut Pasaribu</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 04:26:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://thompsonhs.wordpress.com/?p=19#comment-12</guid>
		<description>Informasi dari rektor seminari dan kesaksian beberapa teman yang menyaksikan secara langsung, penampilan opera &quot;Guru Saman&quot; mendapat apresiasi yang luar biasa baik di Siantar maupun di Medan. Aku juga mendapatkan recordingnya dalam bentuk CD.

Suatu usaha yang luar biasa di negara yang serba instan ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Informasi dari rektor seminari dan kesaksian beberapa teman yang menyaksikan secara langsung, penampilan opera &#8220;Guru Saman&#8221; mendapat apresiasi yang luar biasa baik di Siantar maupun di Medan. Aku juga mendapatkan recordingnya dalam bentuk CD.</p>
<p>Suatu usaha yang luar biasa di negara yang serba instan ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di About oleh Marudut Pasaribu</title>
		<link>http://thompsonhs.wordpress.com/about/#comment-11</link>
		<dc:creator>Marudut Pasaribu</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 03:51:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-11</guid>
		<description>Horas Lae,

Kehadiran blog ini menambah referensi habatahon. Salut..untuk lae, sebagai seniman besar dan aktivis kemanusian masih mau menyempatkan diri ditengah-tengah aktivitasnya yang luar biasa.

Mainkan Lae....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Horas Lae,</p>
<p>Kehadiran blog ini menambah referensi habatahon. Salut..untuk lae, sebagai seniman besar dan aktivis kemanusian masih mau menyempatkan diri ditengah-tengah aktivitasnya yang luar biasa.</p>
<p>Mainkan Lae&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
